oleh

Tradisi Perang Pandan di Tenganan Pegringsingan: Simbol Keberanian dan Bakti Leluhur

-Berita-17 Dilihat
banner 468x60

Tradisi mekare-kare atau yang dikenal sebagai perang pandan kembali digelar secara khidmat dan meriah pada Minggu dan Senin, 22–23 Juni 2025, di Desa Tenganan Pegringsingan, Karangasem, Bali. Upacara ini merupakan bagian penting dari rangkaian ritual keagamaan yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangka Usaba Sambah, sebuah upacara besar sebagai penghormatan terhadap Dewa Indra—dewa perang dan pelindung umat manusia dalam kepercayaan masyarakat Bali Aga. Prosesi ini tak hanya menjadi media spiritual, tetapi juga menjadi simbol keberanian, persaudaraan, serta warisan budaya yang diwariskan turun-temurun oleh leluhur desa. Ratusan warga dan wisatawan memenuhi area desa adat tersebut untuk menyaksikan perhelatan yang sarat akan nilai filosofis dan religius, di mana para pemuda desa bertarung secara simbolik menggunakan senjata daun pandan berduri dan perisai anyaman rotan.

Pelaksanaan mekare-kare dimulai dengan persiapan ritual yang sangat sakral. Para peserta pria yang merupakan pemuda asli Tenganan akan menjalani puasa, pembersihan diri, dan doa-doa sebelum masuk ke arena pertarungan. Mereka mengenakan kamen (kain khas Bali), bertelanjang dada, dan bertarung satu lawan satu secara bergiliran. Daun pandan yang berduri menjadi senjata utama, sementara perisai digunakan untuk bertahan dari serangan lawan. Luka-luka yang didapat bukan dianggap sebagai kekerasan, melainkan bentuk persembahan kepada Dewa Indra dan simbol kejantanan. Usai bertarung, para peserta diobati dengan ramuan tradisional berbahan dasar kunyit dan minyak kelapa sebagai bagian dari ritual penyucian. Dalam konteks budaya Bali Aga, tradisi ini juga mencerminkan sistem sosial yang masih menjunjung tinggi aturan adat dan kebersamaan. Selain menjadi atraksi budaya yang unik, mekare-kare juga mempertegas identitas Desa Tenganan sebagai salah satu desa adat tertua di Bali yang mampu mempertahankan tradisinya di tengah arus modernisasi global.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *